Devils Inside Me (Prolog)
Namanya Michele, seorang anak 9 tahun berparas tampan untuk bocah seusianya. Dia selalu mengenakan celana hitam katun panjang dan kaos cokelat lengan pendek. Rambutnya memang itam, namun begitu terkena pancaran cahaya matahari, rambutnya akan berubah menjadi coklat. Michele juga selalu mengenakan syal rajut berwarna putih di lehernya. Entah mengapa dia tidak pernah melepaskannya, bahkan saat cuaca terasa cukup panas bagiku. Kadang-kadang dia juga menggunakan jaket cokelat tebal, seperti seseorang yang sedang menghadapi musim dingin ekstrim. Aku tidak pernah menanyakan kenapa dia berpakaian seperti itu, namun ketika kami berdekatan aku mulai tahu mengapa. Dia begitu dingin dan aku rasa dia memang kedinginan. Michele tidak pernah beranjak dari tempatnya ketika aku berada di kamar, dia selalu ada di dekat pintu. Kadang tersenyum kecil atau kembali ke muka murungnya. Aku menyebutnya gadis berponi. Ya aku memang tidak tahu siapa namanya, terlebih dia juga tidak ...