dalam karma Tuhan murka
Ketika manusia berlarian tanpa tujuan Mereka tersandung oleh tindakan di masa silam Tak sedikitpun terbesit kebahagiaan Mereka menderita, kecewa dan bergelimang dosa Ketika perkara menjadi hal yang biasa Tak ada lagi Tuhan yang mereka agungkan Ketika pertumpahdarahan menjadi satu-satunya penyelesaian Setan-setan tertawa dengan bebasnya Mereka berpesta atas tunduknya umat manusia Setan itu berkata dengan gelegarnya “ minumlah darah dalam cawan pembebasan ini niscaya kau akan tahu bahwa Tuhanmu telah mati dan satu-satunya yang kau percaya adalah aku. Akulah sang keabadian, Akulah kematian Dan akulah setan yang akan membuka jalan atas apa yang telah Tuhanmu haramkan.” Manusia telah berakhir dalam sebuah malam Ketika Tuhan memporak-porandakan dunia Ketika Tuhan murka atas apa yang telah dilakukan umatnya Sesungguhnya hai manusia, Tuhan tak pernah membutuhkanmu untuk menyembahnya Dia telah memiliki malaikat yang tak terhingga jumlah...