TIDAK HANYA SEBUAH TANYA
Saya ingin belajar kepada masyarakat, tentang cara membedakan yang normal dan yang lesbi, yang halal dan yang haram. sebab saya dalam kebingungan memutuskan, apakah topeng ini laki-laki atau perempuan. mungkin masyarakat tahu, karena biasanya mereka bisa menjadi hakim yang paling "pandai" memutuskan. Apakah harus menggunakan embel-embel religi agar kami bisa diterima oleh masyarakat yang ngaku-ngakunya sudah religious? Atau jangan-jangan mereka juga ngaku-ngaku religius agar diterima oleh orang yang sudah duluan ngaku-ngaku religius? * Berabad-abad yang lalu kita pernah mendengar tentang cerita dan sebuah nama, Joan the Arch. Seorang perempuan berperang di garis depan untuk kejayaan seorang raja. Joan merupakan perempuan yang telah banyak memenangkan pertempuran melawan berbagai pasukan. Namun sayang, Joan tidak bisa menang melawan para kaum agamawan dan pendeta gereja yang saat itu menuduhnya sebagai seorang penyihir. Joan mati dengan mengenaskan, ...